Pagi ini,
aromamu membangunkanku.
Berhasil menggugah hariku.
Sambil mengendusmu.
Kau kemesraanku.
Walang sangit.
Ada satu nama yang dulu begitu akrab di hari-hariku. Kini, namanya hanya muncul sesekali — dalam hening, dalam ingatan yang samar. Aku tid...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar