Mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi sangatlah membanggakan, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain di sekitar, khususnya anggota keluarga dan sanak saudara. Dalam memasuki bangku perkuliahan, seseorang harus berkorban waktu, tenaga, materi, dan lain-lain. Maka dari itu, kuliah bukanlah hal yang mudah. Saat kuliah, seseorang dituntut untuk lebih mandiri karena masa-masa kuliah merupakan masa di mana peralihan dari remaja menuju dewasa awal. Dengan faktor tersebut, tidak heran banyak individu yang memilih untuk berkuliah jauh dari kampung halamannya dengan tujuan agar dapat hidup mandiri sesuai kehidupan orang dewasa.
Dalam perantauan, seseorang dituntut agar fleksibel karena pasti lingkungan sosial dan budaya berbeda dengan tempat tinggal asal. Ingin seberapa jauh Anda berkuliah? Masih satu kota tetapi jauh dari rumah? Luar kota? Luar provinsi? Luar pulau? Atau bahkan luar negeri?
Di mana pun Anda berkuliah, pastikan kampus serta lingkungannya sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastinya seluruh kampus bertujuan ingin mencerdaskan manusia dengan memanusiakan manusia. Mungkin sedikit menggelitik ketika Anda membaca kalimat tadi. Jelas, masyarakat pasti mengharapkan agar para cendekiawan yang memiliki kesempatan untuk berkuliah menjadi insan yang memiliki budi pekerti luhur, sehingga dapat membantu dan menawarkan solusi pada masalah yang terjadi di masyarakat.
Kuliah ke luar negeri menjadi solusi bagi mereka yang ingin merasakan suasana dan budaya yang benar-benar baru. Maka dari itu, dengan berkuliah ke luar negeri menjadi benefit tersendiri karena permasalahan di negeri orang menjadi kompleks dan kita dapat menyelesaikan permasalah tersebut dengan cara yang tidak biasa kita lakukan di negeri sendiri.
Maka dari itu, Youth For Nation Jawa Barat, anak organisasi dari Youth For Nation yang telah berdiri sejak 2019, menaruh perhatian pada peningkatan SDM pemuda khususnya di Jawa Barat dan di Indonesia secara umum menyelenggarakan acara bertajuk "Webinar Study Abroad Scholarships (Future News Worldwide & Stipendium Hungaricum)" yang berlangsung pada Minggu, 9 Mei 2021 pukul 10.00 WIB.
Webinar tersebut dimoderatori oleh Sakti Pangestu Satori dengan narasumber Riri Anggraheni Eka R., MSc. LL. M. Pada acara tersebut, narasumber menjelaskan hal-hal seputar beasiswa luar negeri, kondisi dan sistem pendidikan di luar negeri, permasalahan yang terjadi dalam meraih beasiswa, strategi dan kiat sukses dalam meraih beasiswa di luar negeri, serta suka duka kehidupan di luar negeri sebagai mahasiswa asing. Di akhir sesi acara, peserta berkesempatan untuk bertanya kepada narasumber dan ditutup oleh sesi foto sebagai dokumentasi acara.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar