Rabu, 29 Desember 2021

The Old Man and The Sea x Pelaut yang Melihat Mimpi di Tengah Badai

 Well, this is not /ˈʃʊɡər/ daddy but literally salt daddy.

No no no, I mean the old man, the old ones.


---------------------------------------------------


Dulu bgt nih, sebelum negara api menyerang, sebelum before setelah after, sebelum negara tetangga jadi negara tetangga, sebelum belum sesudah udah, sebelum pembaca menjadi kesal kemudian menjadi senyum supaya besok hari dapet rejeki lebih banyak, kalau baca novel ini ntuh rasanya nguantuk banget deh, soalnya kek lama bgt dah mancing ikannya kagak dapet2, mana ikannya juga bandel lagi kaga bisa diajak kompromi, hush hush dah udah kok jadi nyalahin ikan.


---------------------------------------------------


Even though the story is "well-known" boring in the middle, but this story is winning many awards.

Just for reminder, maybe our struggle seems boring, but that's an actually no when we put "meaning" to our activity.


Until we put "meaning" on our routines, become a commitment which will result in what we have been chasing all this time.


---------------------------------------------------


Abis bahas meaning jadi teringat yang lain. Memang saling bersenggolan sih ya bahasan itu. Gapapa bersenggolan asal jangan bergesekan aja soalnya sakit tauuu, kalau senggolan sih biasanya enggak sakit. Tau gak kenapa???? 🤫😏😀

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tentang seseorang yang tak lagi kutahu kabarnya

  Ada satu nama yang dulu begitu akrab di hari-hariku. Kini, namanya hanya muncul sesekali — dalam hening, dalam ingatan yang samar. Aku tid...