Pagi ini, aku melihat sekelompok chicken, satu induk betina bersama sekian jumlah anak-anaknya.
Entah mengapa mereka begitu menarik perhatianku.
Mungkin karena mereka bergerombol dan sang induk yang (dengan sabar) membimbing mereka (menuju jalan yang benar).
Biasanya yang aku tahu kalau seperti itu mereka sedang mencari makan.
Mungkin pula itu yang disebut dengan semangat mengais rezeki.
Mungkin [di sini ku berasumsi kembali] ada di antara para pembaca yang merasa tidak menyukai chicken (hidup). Mengingat kebiasaan mereka yang suka mematuk sembarangan. Itu semua terjadi karena mereka tidak disekolahkan alias tidak diberi pendidikan yang layak. Jadi sedih.
Semoga chicken walaupun tinggal di village tapi tidak village-an ya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar