Rabu, 29 Desember 2021

The Sound and The Fury x Rasanya Malas

 "Tulisan ini harus terbit!"

kata Cinta kepada Canti, eh, kepada teman-temannya.


-----------------------------------------------


Berawal dari kebingungan menjadi kebangunan, kebangunan zaman, abad, peradaban.


Start from confusion becomes Confucious, the awakening of an era.


-----------------------------------------------


We all know that home is the first institution that mostly human entered.

But what if the home itself is fragile?


I mean, not only because of the parents separated but also of a dysfunctional system in family.


The ideal value of the best education is from home is not work anymore.


So, where we must gain that so-called "best education"?


School?

Don't be so kidding....


Based on fact, only 20% students who pay attention to the teacher (At least in Indonesia, where there are lots of student in class). The rests were mostly distracted by the wind blows~ by the sound and the fury~ or pay attention to a student who pay attention to the teacher. ๐Ÿคฆ


So, where it is?


Alkisah, I recall my childhood memory about the story of prophet, Nabi Ibrahim AS / Abraham PBUH, he, since childhood, bravely asked question to his father about the existence of God.

Even though his father had given him explanation, but he continuously thinking critically about it.


We know that in the end, he has his own faith which exactly different from his father.


So this is truly what is called "educate yourself".


Salam,


Thank you for reading.

The Minister's Black Veil x Malaikat Hitam

 In the past, I overly questioning about what's the joy of taking the picture of the shadow's one self?

Now I realize that people are just doing it without any purpose.

Maybe people just amaze about its shape, or people just enjoy taking their whole self picture without need to asking help.


Now I ask, why the color of shadow is dark?

In philosophy, we're familiar about the term "dark shadow", that we must integrate it with ourselves.

If we take a look in religion doctrine, there's a term: (bad) lust. Or if we see the Naruto series, we know that the main role has the monster in his body, all the villagers in the beginning very scared if the monster in his body is "wake up" but as time goes (by nature ✌️), he realizes that he must conquer the monster so he can control it.

The Old Man and The Sea x Pelaut yang Melihat Mimpi di Tengah Badai

 Well, this is not /หˆสƒสŠษกษ™r/ daddy but literally salt daddy.

No no no, I mean the old man, the old ones.


---------------------------------------------------


Dulu bgt nih, sebelum negara api menyerang, sebelum before setelah after, sebelum negara tetangga jadi negara tetangga, sebelum belum sesudah udah, sebelum pembaca menjadi kesal kemudian menjadi senyum supaya besok hari dapet rejeki lebih banyak, kalau baca novel ini ntuh rasanya nguantuk banget deh, soalnya kek lama bgt dah mancing ikannya kagak dapet2, mana ikannya juga bandel lagi kaga bisa diajak kompromi, hush hush dah udah kok jadi nyalahin ikan.


---------------------------------------------------


Even though the story is "well-known" boring in the middle, but this story is winning many awards.

Just for reminder, maybe our struggle seems boring, but that's an actually no when we put "meaning" to our activity.


Until we put "meaning" on our routines, become a commitment which will result in what we have been chasing all this time.


---------------------------------------------------


Abis bahas meaning jadi teringat yang lain. Memang saling bersenggolan sih ya bahasan itu. Gapapa bersenggolan asal jangan bergesekan aja soalnya sakit tauuu, kalau senggolan sih biasanya enggak sakit. Tau gak kenapa???? ๐Ÿคซ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€

Garis Pergantian Hari Cinta

 Best escape in town.


------------------------------------------------


As human, we need to regularly "escape" from routines for the sake of sane.

There are several kinds of "escape" which assert us to have the ability of balancing these needs.

Everyone has their own dose for what is best for them.

Just stay focus and keep our feet on the ground!

Party di Sudut Jalan

 "Every one has their own inner child."


-------------------------------------------


"Warm" tradition in Manhattan, play in a busted fire hydrant when summer.


On there, we can be friends, at least for a while.


Kids were main role in this scene, like when there were none of them, adults having no interest or just getting straightly embarrassed.


So, do you wanna play?


Am I?

Of course, just shout out to "my kid(s)" wherever they are! ๐Ÿ˜†

Barcode Hati Ini

 Can't sleep at night.


But why is she drinking coffee?


If only her heart could be scanned, what's the sound?

Beep beep beep or Tet tot like who wants to be millionaire quiz?

Or the machine can't detect so the cashier try to input the number on the computer?


In the past, I remember the hypnotic program on tv, which reveals a lot of someone's feeling. So I imagine my friends were hynotized and telling the truth about their feeling.


Long short story, the issue was booming about the untruth of the program. Not everyone who easily tricked by that. After all, the program was lose their enchantment.


Probably that feeling same goes to her (on the picture). She wants to make a signature of her feeling. At least it recorded on CCTV.

Minggu, 12 September 2021

Quit Social Media / Menutup Akun Media Sosial

 Here we go..

Jadi alasanku menutup akun medsos macam-macam sih. Pemicunya udah dirasakan dari kapan tahun tapi yang membuat trigger adalah saat aku liburan ke rumah saudaraku di luar kota (saat masa liburan semester akhir perkuliahan). Pada saat itu aku dikelilingi orang-orang yang tidak berpacu pada hape-nya, tidak perlu validasi, dll. Honestly saat itu aku merasa bahagia, I mean, dalam hati aku bergumam "akhirnya bisa liburan juga..." dalam arti sebenarnya liburan bareng keluarga (walaupun ini keluarga saudara sih...).

But..when I was looking at Instagram, I thought that are we must sharing it? Like.. hell yeah.. I don't wanna share it to outsider (pikir saja begitu), like what am I supposed to do? I mean... kenapa ketika kita bahagia di sini, yang di sana juga harus tahu seolah-olah seperti mengabaikan lingkungan di sekitar dan peduli pada orang-orang nun jauh di sana.

Karena berpikir bahwa aku tidak ingin membagikan momen kepada orang lain lagi secara random dan tidak ingin meneruskan konten yang pernah aku buat juga maka kuputuskan untuk menghapus akun instagram. (Sebelumnya sudah ku back-up datanya jadi aman buat simpan memories..)


Kamis, 09 September 2021

Jadilah Peminjam Barang

 Eits.. maksudnya bukan berarti apa-apa serba pinjam ya.. tapi maksudnya kalau memerlukan barang yang jarang dipakai ya lebih baik pinjam saja toh daripada harus menambah barang baru.

Kebutuhan vs Keinginan

 Kebutuhan merupakan sesuatu yang dibutuhkan sedangkan keinginan adalah sesuatu yang diharapkan untuk dimiliki karena ingin menaikkan citra terhadap dirinya.

Pentingnya memilah keinginan dan kebutuhan. Orang minimalis tahu apa yang ia butuhkan dan apa yang ia inginkan. Ia akan memprioritaskan kebutuhan dan mengabaikan keinginan.

Bismillah semoga saya bisa mengutamakan kebutuhan dan mengabaikan keinginan.

Sabtu, 14 Agustus 2021

Pintar Kelola Uang di Masa Muda? Siapa takut!

       Keuangan merupakan salah satu pokok bahasan penting dalam kehidupan. Bagaimana tidak? Sejak kecil mayoritas masyarakat mengenal uang. Contoh kasus yaitu ketika Imlek maupun Idulfitri, anak-anak semangat sekali menerima angpau ataupun THR (Tunjangan Hari Raya) dari orang tua dan sanak saudara. Mereka tahu kalau uang bisa ditukar dengan hal-hal yang mereka inginkan. Sudah diajarkan pula bahwa semakin besar nilainya, maka semakin banyak pula kesempatan untuk memiliki barang yang mereka inginkan, atau mendapatkan barang dengan harga tinggi.

       Ilmu sedari kecil itu pun dibawa sampai ke jenjang dewasa. Di mana banyak permasalahan terjadi karena uang. Mulai dari utang-piutang, pencurian, penipuan, penggelapan dana, pencucian uang, hingga KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).

    Karena uang, hubungan dengan orang lain bisa hancur. Tidak memandang apakah hubungan pertemanan atau hubungan romansa apalagi hubungan keluarga. Karena utang-piutang, seseorang dapat membunuh temannya sendiri. Karena masalah ekonomi, suami-istri memutuskan untuk berpisah. Karena kesenjangan ekonomi, seseorang dapat memutuskan tali persaudaraannya dengan pihak yang dirasa memiliki status sosial jauh di bawahnya.

       Maka saat Anda membaca artikel ini, katakanlah minimal dalam hati bahwa mulai saat ini Anda bertekad untuk pintar dalam mengelola keuangan. Tentunya jika Anda pandai mengelola finansial Anda, Anda akan terhindar dari masalah yang telah disebutkan di atas. Dengan uang, Anda dapat mempererat hubungan dengan orang lain, membantu kepada mereka yang lebih membutuhkan, dan terbebas dari kekurangan finansial.

       Dengan cita-cita itulah Youth For Nation Jawa Barat mengadakan webinar yang berjudul "Plan Your Bright Life with Financial Planning" yang telah berlangsung pada Sabtu, 31 Juli 2021 pukul 09.00 WIB. Webinar ini mengundang Wulan Marbun (Professional Financial Planner) dan Ilmi Pakarti (Investment Specialist) sebagai narasumber dan dipandu oleh moderator Feni dan MC Carisa.


   Dalam webinar ini ada beberapa poin yang disampaikan, yaitu informasi seputar kiat-kiat mengelola keuangan dalam kehidupan sehari-hari, kiat-kiat mengelola keuangan untuk investasi ataupun tabungan masa depan, solusi dalam menghadapi kendala dalam membuat perencanaan finansial, tips dan trik memulai investasi bagi pemula di era milenial, dan pengenalan Youth For Nation Jawa Barat kepada masyarakat umum. Di akhir sesi acara terdapat sesi tanya jawab antara narasumber dengan peserta dan ditutup oleh sesi foto bersama.


       Youth For Nation Jawa Barat merupakan anak organisasi dari Youth For Nation yang sudah berdiri sejak 2019. Memiliki misi untuk meningkatkan SDM bangsa khususnya pemuda Jawa Barat dan pemuda Indonesia secara umum, Youth For Nation Jawa Barat bertekad untuk terus menyelenggarakan acara yang positif dan berdampak untuk membangun negeri. Maka dari itu, untuk mengetahui kegiatan terkini dari organisasi tersebut, Anda dapat mengunjungi media sosial Instagram @YouthForNation_JawaBarat dan Youtube Youth For Nation Jawa Barat. Salam sukses!


Jumat, 13 Agustus 2021

Membudayakan Menulis = Memelihara Peradaban

    Hidup dengan sesama manusia tidak terlepas dari komunikasi. Saat ini, komunikasi semakin gencar dengan diciptakannya berbagai alat teknologi canggih yang menunjang keperluan manusia sehari-hari. Tanpa ingin membutakan mata mengenai fakta yang ada, dari dulu hingga sekarang, tulisan memiliki power dalam menuntun perilaku manusia. Masih ingatkah Anda bahwa peradaban awal dipisahkan antara zaman prasejarah dengan zaman pascasejarah? Ya, sedahsyat itu sebuah tulisan mengubah peradaban.

    Karena tulisan, pemikiran tiap individu dapat didokumentasikan. Lalu tahukah Anda apa lagi yang membuat tulisan lebih dari pada lisan? Saat lisan menjadi bukti pelafalan seseorang pada ucapan tertentu, misal seperti proklamator yang membaca naskah proklamasi, maka tulisan dapat menyalin ucapan tersebut ke dalam kata dengan sebanyak mungkin salinan. Mungkin ada yang berpikir bahwa video pun bisa dijadikan sebagai dokumentasi dari ucapan. Ya, betul, tetapi coba Anda bayangkan, ketika Anda dalam suatu ruangan, jika disajikan dengan banyak video yang bersuara, apakah Anda bisa mendengar dengan jelas dan fokus pada video yang ingin Anda dengar? Tentu saja tidak. Lalu bandingkan dengan Anda ketika dalam satu ruangan melihat berbagai macam tulisan yang tersedia di sana. Tentu Anda bisa fokus membaca tulisan apa yang ingin Anda baca dengan mudah, tenang tanpa gangguan suara. Walaupun ada gangguan suara karena ada orang lain di sekitar Anda yang sedang mengobrol pun itu tidak mengganggu Anda dalam memahami bacaan yang dimaksud. Walaupun memang untuk membaca bacaan yang lebih panjang dibutuhkan suasana yang tenang dan nyaman, tetapi untuk bacaan singkat seperti "jangan merokok" saya rasa mudah dicerna walau di dalam diskotek sekalipun.

    Karena power tulisan itulah banyak para cendekiawan yang menyampaikan pemikirannya melalui tulisan, dengan sangat terstruktur dan juga rapi, dan bisa disampaikan melalui bahasa formal maupun informal, essay menjadi pilihan tulisan yang tepat saat Anda ingin menyampaikan opini yang didukung fakta dengan cara elegan dan cerdas.

    Seseorang yang menulis essay pastilah ia melakukan observasi untuk tulisannya itu, maka tak heran jika semakin seseorang sering menulis essay, semakin banyak pula pengetahuan yang ia miliki. Maka dengan semangat itulah yang sejalan dengan misi Youth For Nation Jawa Barat untuk mencerdaskan pemuda bangsa khususnya di Jawa Barat dan di Indonesia secara umum menyelenggarakan webinar dengan judul "How To Write a Great Essay". Webinar tersebut diselenggarakan pada 13 Juni 2021 pukul 13.00 WIB dengan narasumber Ryan Bobby Andika, S.T. yang dipandu MC Jairus dan Dzakia.


    Pada webinar tersebut, disampaikan beberapa poin yang membantu individu dalam menulis essay, di antaranya yaitu penjelasan mengenai penulisan essay, permasalahan yang terjadi dalam menulis essay, strategi dan kiat sukses dalam menulis essay secara baik dan benar, dan pengalaman narasumber dalam menulis dan mempublikasikan essay. Di akhir sesi acara terdapat tanya jawab antara narasumber dan peserta dan ditutup oleh sesi foto bersama.


    Dengan kesuksesan acara tersebut, Youth For Nation Jawa Barat akan terus menyelenggarakan acara positif lainnya semata-mata untuk meningkatkan SDM bangsa Indonesia. Youth For Nation Jawa Barat merupakan anak organisasi dari Youth For Nation yang sudah berdiri sejak 2019. Untuk mengetahui info terkini dari Youth For Nation Jawa Barat bisa kunjungi media sosial Instagram @YouthForNation_JawaBarat dan Youtube Youth For Nation Jawa Barat. Salam semangat dan salam sukses!

KULIAH KE LUAR NEGERI? PASTI BISA!

     Mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi sangatlah membanggakan, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain di sekitar, khususnya anggota keluarga dan sanak saudara. Dalam memasuki bangku perkuliahan, seseorang harus berkorban waktu, tenaga, materi, dan lain-lain. Maka dari itu, kuliah bukanlah hal yang mudah. Saat kuliah, seseorang dituntut untuk lebih mandiri karena masa-masa kuliah merupakan masa di mana peralihan dari remaja menuju dewasa awal. Dengan faktor tersebut, tidak heran banyak individu yang memilih untuk berkuliah jauh dari kampung halamannya dengan tujuan agar dapat hidup mandiri sesuai kehidupan orang dewasa.

     Dalam perantauan, seseorang dituntut agar fleksibel karena pasti lingkungan sosial dan budaya berbeda dengan tempat tinggal asal. Ingin seberapa jauh Anda berkuliah? Masih satu kota tetapi jauh dari rumah? Luar kota? Luar provinsi? Luar pulau? Atau bahkan luar negeri?

    Di mana pun Anda berkuliah, pastikan kampus serta lingkungannya sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastinya seluruh kampus bertujuan ingin mencerdaskan manusia dengan memanusiakan manusia. Mungkin sedikit menggelitik ketika Anda membaca kalimat tadi. Jelas, masyarakat pasti mengharapkan agar para cendekiawan yang memiliki kesempatan untuk berkuliah menjadi insan yang memiliki budi pekerti luhur, sehingga dapat membantu dan menawarkan solusi pada masalah yang terjadi di masyarakat.

    Kuliah ke luar negeri menjadi solusi bagi mereka yang ingin merasakan suasana dan budaya yang benar-benar baru. Maka dari itu, dengan berkuliah ke luar negeri menjadi benefit tersendiri karena permasalahan di negeri orang menjadi kompleks dan kita dapat menyelesaikan permasalah tersebut dengan cara yang tidak biasa kita lakukan di negeri sendiri.

    Maka dari itu, Youth For Nation Jawa Barat, anak organisasi dari Youth For Nation yang telah berdiri sejak 2019, menaruh perhatian pada peningkatan SDM pemuda khususnya di Jawa Barat dan di Indonesia secara umum menyelenggarakan acara bertajuk "Webinar Study Abroad Scholarships (Future News Worldwide & Stipendium Hungaricum)" yang berlangsung pada Minggu, 9 Mei 2021 pukul 10.00 WIB.




    Webinar tersebut dimoderatori oleh Sakti Pangestu Satori dengan narasumber Riri Anggraheni Eka R., MSc. LL. M. Pada acara tersebut, narasumber menjelaskan hal-hal seputar beasiswa luar negeri, kondisi dan sistem pendidikan di luar negeri, permasalahan yang terjadi dalam meraih beasiswa, strategi dan kiat sukses dalam meraih beasiswa di luar negeri, serta suka duka kehidupan di luar negeri sebagai mahasiswa asing. Di akhir sesi acara, peserta berkesempatan untuk bertanya kepada narasumber dan ditutup oleh sesi foto sebagai dokumentasi acara.


    Untuk memiliki informasi up-to-date mengenai kegiatan Youth For Nation Jawa Barat, Anda bisa mengunjungi media sosial Instagram @YouthForNation_JawaBarat dan Youtube Youth For Nation Jawa Barat. Salam sukses!

Sabtu, 23 Januari 2021

Endless Time "Tanpa Batas Waktu" - OST Ikatan Cinta [ENGLISH VERSION] - LYRICS

Endless Time "Tanpa Batas Waktu" by Ade Govinda feat. Fadly Arifuddin


I am still here, and waiting for you

Still with my old feeling that I am in love with you

It's unchanging and also never different

I am still sure someday you belong to me


I am still here, in the same old place

Still faithfully waiting for what's going on with you

I am still wanna hear your beautiful voice

Love makes me stronger than before cuz of you


I miss you so bad

I'm sure that you know it

This is the endless time

I'm stick with you

I often request

Even though with no words

Love isn't effortless


You are out of my presence

But you're close to my prayer

I always miss you so bad


I am still here, in this beloved earth

Seeing you together with him from a long distance

Even though I surely burn with jealousy

But you must to stay there, don't go anywhere


I miss you so bad

I'm sure that you know it

This is the endless time

I'm stick with you

I often request

Even though with no words

Love isn't effortless


I miss you so bad

I'm sure that you know it

This is the endless time

I'm stick with you

I often request

Even though with no words

Love isn't effortless


You are out of my presence

But you're close to my prayer


I always miss you so bad

I always miss you so bad

I always miss you so bad

JKT48 - Ajak Aku Pergi Menuju Wimbledon [Bahasa Cirebon Version] LYRICS

 JKT48 - Ajak Aku Pergi Menuju Wimbledon (Wimbledon he Tsuretette) [Bahasa Cirebon Version]


Ning parek pintu sepur kang pengen ke sekola

Ning jam kang padaan sering nemu sampeyan

Nganggoe seragam bari kerah diangkat

Kang turun bae ning stasiun sedurunge isun


Sampeyan bawa raket bae

Raket tenis ning pundake

Rai kang coklat iku pasti

Hadiahe seng matahari


Fre fre fre

Hey ayo semangat

Tresna pertama isun

Fre fre fre

Isun jerit ning jero ati


Isun beli weru jenengane

Sampeyan suatu saat engko

Ajak isun lunga tujuane Wimbledon


Ning siaran langsung tenis ning televisi

Isun ngebayangnang sira ning masa depan

Akeh pisan p'nonton kang ndeleng sampeyan

Ning lapangan tengah

Service kang bagus kang nentunang


Isun ning pojokan penonton

Bisae cuma nahan napas

Bari dukungnang sampeyan

Isun ngedoanang ning Gusti Allah


Fre fre fre

Kabulnang ngimpi isun

Wong kang isun kagumnang

Fre fre fre

Alon-alon isun dukungnang


Isun duwe batur kaya sira

Isun sadar pas ning jero sepur

Isun bakal ngejar sira sampe Wimbledon


Suatu saat kang sing detail

Ajarnang isun tenis ya

Sira kang duwe cuma isun

Private lesson kang diarepi bae

JKT48 - Siapa yang Mempertemukan Kita Berdua [LYRICS]

Karena banyak banget di internet yang liriknya kurang sesuai dengan yang aslinya. Here we go~

I type this from the original lyrics.


JKT48 - Siapa yang Mempertemukan Kita Berdua (Dare ga Futari wo Dekiteiru)


[Vers 1]

Aku bisa merasakan dalam 100 meter

Kalau 'kan mendapatkan sesuatu darimu

Ada yang tak bisa 'tuk dijelaskan

Dengan hipotesa ilmiah sekalipun


Walau di mana pun dan sedang apa pun

Aku dan kamu akan menjadi satu

Yang namanya chemistry bukanlah kata-kata

Tetapi evolusi pria dan wanita


[Pre-Chorus]

Pastilah jiwa kita berdua ini

Dulu datangnya dari dunia yang sama

Seperti menarik napas

Seperti membuang napas

Cinta sinkronisitas


[Chorus]

Siapakah yang membuat kita berdua bertemu?

Semuanya berkata itu adalah takdir

Ya bagi diriku kamu telah menjadi

Seseorang yang tidak dapat digantikan lagi


Siapakah yang membuat kita berdua bertemu?

Tujuan apakah yang sedang bergerak

Pada satu titik di tengah semesta luas

Kamu dan aku pun berada di sini

Pastinya sudah ada alasan di baliknya


[Verse 2]

Bagaikan cahaya yang bersinar dari bintang

Aku menerima pesan darimu

Cinta itu bukan sesuatu yang impulsif

Tetapi kenangan yang ada sebelum lahir


[Pre-Chorus]

Saat aku memelukmu di kedua lenganku

Aku merasa ini hal yang sangan nostalgic

Seperti hembusan angin

Seperti cahaya mentari

Hatiku terasa amat hangat


*Interlude*


[Chorus]

Kenapa kita bisa saling jatuh dalam cinta?

Apakah ini kah perbuatan Yang Di Atas?

Walaupun ku seolah mengerti semua ini

Kebenaran sesungguhnya tidaklah terlihat


Kenapa kita bisa saling jatuh dalam cinta?

Ada yang kurasakan saat saling memandang

Andaikan aku bisa memutar jarum waktu

Terasa cinta bagai sebuah DNA

Yang telah berjalan jauh 'tuk ke sini

RAPSODI - JKT48 [Versi Bahasa Cirebon] LYRICS

RAPSODI [Bahasa Cirebon Version]

Isun ndeleng ana sinare
Ning kedua mata sampeyan (oh kasihku)
Sampeyan buat bengi kien
Dadi penuh cahya
Padang abyor gemerlap

Coba pikiran isun
Ana swara deweke kang nembang
Rapsodi endah arep ngakhirine ning fajar ati
Kelingking kita berjanji
Lan pengawin dadi saksi
Bahagia sampe sang bumi
Emong muternang maning

Sira buat isun bangga
Pas sampeyan ngomong "Iya" (oh kasihku)
Sampeyan ijinnang isun
Ngarungi dunya ning
Sisi sira s'lamae

Coba pikiran isun
Ana swara deweke kang nembang
Rapsodi endah arep ngakhirine ning fajar ati
Kelingking kita berjanji
Lan pengawin dadi saksi
Bahagia sampe sang bumi
Mong muternang maning

Kita saling nyenderi
Sampe bumi mong muternang
Tresna kita beli pudar
Selamae

Rungu pikiran isun
Ana swara ning fajar ati
Kelingking kita berjanji
Lan pengawin dadi saksi
Bahagia nggo selamae (kasih...)

Coba pikiran isun
Ana swara deweke kang nembang
Rapsodi endah arep ngakhirine ning fajar ati
Kelingking kita berjanji
Lan pengawin dadi saksi
Bahagia sampe sang bumi
(mong muternang maning)

Coba pikiran isun
Ana swara deweke kang nembang
Rapsodi endah arep ngakhirine ning fajar ati
Kelingking kita berjanji
Lan pengawin dadi saksi
Bahagia sampe sang bumi
Emong muternang maning

Tentang seseorang yang tak lagi kutahu kabarnya

  Ada satu nama yang dulu begitu akrab di hari-hariku. Kini, namanya hanya muncul sesekali — dalam hening, dalam ingatan yang samar. Aku tid...